Maret 14, 2020 Oleh Admin B-Klin.ID 0

Benarkah Cuci Tangan Pakai Sabun Bisa Cegah Virus Corona ?

Bukan pakai masker, sejumlah pakar mengatakan jika cara yang lebih baik untuk menghindari virus Corona adalah dengan mencuci tangan. Penggunaan masker hanya efektif jika dibarengi dengan sering-sering membersihkan tangan dengan cairan pembersih berbasis alkohol atau air dan sabun.

Selain itu, disarankan pula untuk tidak menyentuh wajah dengan jari. Karenanya, banyak orang berpikir untuk memilih sabun yang benar-benar bisa membuat bersih. Lalu bagaimana cara mencuci tangan yang benar? Perlukah cuci tangan pakai sabun anti bakteri untuk mencegah virus Corona?

Dokter mengatakan bahwa cuci tangan adalah cara kedua terbaik untuk mencegah infeksi virus apapun, termasuk Corona setelah vaksin, jika memang ada. Karena itu, dianjurkan untuk membersihkan tangan dengan sabun dan hand sanitizer terutama setelah terpapar dengan dunia luar.

Dengan penyebaran virus corona yang semakin luas, masyarakat perlu waspada dan berhati-hati. Bagaimana cara menghindari virus corona? Apakah perlu selalu mengenakan masker ketika berada di tempat-tempat keramaian? Beberapa waktu lalu, kekhawatiran yang berlebihan membuat masyarakat memburu masker di apotek, minimarket, hingga e-commerce. Hal ini membuat harga masker melonjak karena ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan hal tersebut untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya, harga masker N95 yang biasa dijual Rp 20 ribu per unit bisa melambung hingga lima kali lipat. Menurut Badan Kesehatan Internasional (WHO), orang yang sehat tidak perlu mengenakan masker, kecuali tengah merawat pasien atau orang yang diduga terinfeksi Covid-19. Gunakan masker jika Anda batuk atau bersin. Penggunaan masker hanya efektif jika dibarengi dengan sering-sering membersihkan tangan dengan cairan pembersih berbasis alkohol (hand sanitizer) atau air dan sabun.

Profesor Bidang Pengobatan dan Epidemiologi dari University of Iowa’s College of Medicine, Eli Perencevich, justru tidak menganjurkan penggunaan masker N95, masker respirator, maupun masker lainnya. “Tidak ada bukti yang menunjukkan penggunaan masker pada orang yang sehat akan melindungi dari virus atau penyakit,” kata Perencevich seperti dikutip Forbes.com.

Jika masker digunakan secara tidak benar, risiko infeksi justru berpotensi meningkat. Sebab, orang yang menggunakan masker cenderung lebih sering menyentuh wajahnya. “Anda bisa menggunakan masker jika sakit dan harus pergi ke luar rumah atau Anda sedang sakit sehingga harus memakai masker untuk melindungi anggota keluarga yang lain agar tidak tertular,” ujarnya.

Masker juga bisa memberikan rasa aman palsu, sehingga penggunanya lalai dan tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah melepaskan masker. Membeli masker dalam jumlah banyak juga tidak dianjurkan karena hal ini bisa membuat rumah sakit dan para pekerja medis yang benar-benar membutuhkan masker tersebut kesulitan mendapatkannya. Ahli bedah Jerome Adams melalui cuitan di akun Twitternya juga meminta masyarakat berhenti berbondong-bondong membeli masker.

“Jika para pekerja medis tidak bisa mendapatkan masker untuk merawat pasien yang sakit, mereka dan masyarakat kita akan menghadapi risiko (terinfeksi Covid-19),” ujarnya.

Mencuci Tangan Lebih Efektif

Profesor Biofisika dari John Hopkins University, Karen Fleming, menyatakan virus corona adalah virus yang terbungkus oleh lapisan lemak. “Mencuci tangan dengan air dan sabun memiliki kemampuan untuk melarutkan lapisan lemak yang membungkusnya dan membunuh virus corona,” kata Fleming melalui akun Twitternya, seperti dikutip Forbes.com.

Masyarakat diimbau mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan sesudah makan. Selain itu, jangan sering-sering menyentuh wajah terutama bagian mulut dan hidung. Perencevich mengatakan, cairan pembersih atau hand sanitizer bisa juga digunakan jika tidak ada air dan sabun. Misalnya, setelah menyentuh permukaan yang disentuh banyak orang, seperti gagang pintu, tombol pada lift, dan lain-lain.

Lihat postingan ini di Instagram

Lakukan pencegahan penularan virus corona Covid-19 dengan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 hingga 30 detik. Inilah cara terbaik dalam melawan virus. Namun, cara ini mungkin sulit dilakukan karena tidak terbiasa. Business Insider  melakukan percobaan, membandingkan tangan yang dicuci bersih menggunakan sabun dengan tangan yang hanya menggunakan hand sanitizer. Hasilnya, tangan yang menggunakan hand sanitizer memang bersih. Namun, tetap saja tidak sebersih saat mencuci tangan menggunakan sabun. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Source : suara.com #sabuncucitangan #cegahcorona #bklin #sabunbandung #sabuncurah #pelicin #pewangi #corona

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sabun B-Klin Bandung (@bklin.id) pada

“Virus corona menimbulkan penyakit pernapasan tetapi bukan berarti virus tersebut hanya masuk ke tubuh kita melalui udara yang kita hirup,” ujar Perencevich.

Virus corona bisa masuk melalui tangan yang terkontaminasi kemudian menyentuh mulut atau wajah. “Jadi, jangan lupa cuci tangan sebelum menyentuh mulut atau wajah.

Masyarakat juga bisa mencegah penularan virus corona dengan menjaga jarak dengan orang yang diduga sakit. Jika ada orang yang bersin atau batuk, sebaiknya kita menjauh setidaknya sejauh 1-1,5 meter untuk menghindari terkena percikan ludah (droplets).

Tak Perlu Menumpuk Persediaan Makanan Apa yang harus dilakukan ketika ada orang di sekitar kita yang dinyatakan positif terkena virus corona? Para dokter mengimbau masyarakat tidak panik atau malah menumpuk pasokan makanan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus yang membutuhkan obat-obatan dari dokter, pastikan Anda memiliki obat yang cukup untuk kebutuhan dua pekan ke depan. Begitu pula dengan bahan makanan dan minuman, sediakan secukupnya.

Informasi mengenai virus corona bisa dipantau melalui situs www.infeksiemerging.kemenkes.go.id. Adapun nomor telepon yang bisa dihubungi adalah 021-5210411 dan 0812-1212-3119. (*)

____________

B-Klin menyediakan Produk Sabun curah untuk keperluan Laundry, Household dan Otomotif Care (Otoklin), menyediakan juga handsoap/Sabun Cuci Tangan. Telah berpengalaman dalam Industri Pengolahan Sabun sejak tahun 2004. Produk B-Klin sudah melalui Uji Laboratorium secara ketat dan sudah Tersertifikasi PKRT di Kemenkes RI dengan Nomor HK.02.06/VI/230/2016

Kontak kami di Phone/Whatsapp +6287825654474 / +6281388669153

https://www.youtube.com/watch?v=q3bbHH66aL4&t=21s

Ayo Share Artikel B-Klin.ID ini,..